KEUTAMAAN & MANFAAT BERSYUKUR
Sekali lagi ingatlah akan kenikmatanAllah dan bertaqwalah kepada-Nya:
ﻳَﺄَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺍﺫْﻛُﺮُﻭْﺍ ﻧِﻌْﻤَﺖَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ۚ ﻫَﻞْ
ﻣِﻦْ ﺧَﺎﻟِﻖٍ ﻏَﻴْﺮُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻳَﺮْﺯُﻗُﻜُﻢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺂﺀِ
ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ۚ ﻟَﺂ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﻫُﻮَ ۖ ﻓَﺄَﻧَّﻰ ﺗُﺆْﻓَﻜُﻮْﻥَ
“ Wahai manusia, ingatlah nikmat Allah kepadamu. Adakah Pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan bumi? Tidak ada sesembahan (yang berhak untuk diibadahi dengan benar) melainkan Dia; maka
mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan)?. ” (Fathir 3).
Allah Ta’ala berfirman:
ﺃَﻟَﻢْ ﺗَﺮَﻭْﺍ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺳَﺨَّﺮَ ﻟَﻜُﻢْ ﻣَّﺎ ﻓِﻲْ
ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﻣَﺎ ﻓِﻲْ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻭَﺃَﺳْﺒَﻎَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ
ﻧِﻌَﻤَﻪُ ﻇَﺎﻫِﺮَﺓً ﻭَﺑَﺎﻃِﻨَﺔً ۗ ﻭَﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻣَﻦْ
ﻳُﺠَﺎﺩِﻝُ ﻓِﻲْ ﺍﻟﻠﻪِ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﻋِﻠْﻢٍ ﻭَﻟَﺎ ﻫُﺪًﻯ ﻭَﻟَﺎ
ﻛِﺘَﺎﺏٍ ﻣُﻨِﻴْﺮٍ
“ Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan) kamu apa yang di langit dan apa yang di bumi, serta menyempurnakan untukmu nikmat- Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa kitab yang memberi penerangan. ” (Luqman : 20).
Allah Ta’ala telah menumpahkan kenikmatan dan karunia kepada kita dan memerintahkan kita untuk mensyukurinya serta berjanji akan menambah kenikmatan-Nya kepada kita, sebagaimana Allah Ta’ala juga mengancam kepada siapapun yang mengkufuri nikmat dengan siksaan yang pedih. Maka perhatikanlah sikap-sikap kita terhadap nikmat Allah dan lihatlah orang-oarang yang telah mendahului kita, yang ada disekeliling kita; yaitu mereka yang mengingkari dan mengkufuri nikmat Allah, berbuat kerusakan di muka
bumi, mengganti kenikmatan dengan
laknat dan kemurkaan, kecukupan
dan keluasan rizki dengan
kemiskinan dan kesempitan hidup,
rasa aman tentram dengan rasa
takut dan kekhawatiran ….Waspadalah dari apa yang telah menimpa kepada mereka, jangan sampai kemurkaan Allah Ta’alam enimpa kita. Allah Ta’ala berfirman:
ﺃَﻟَﻢْ ﺗَﺮَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺑَﺪَّﻟُﻮْﺍ ﻧِﻌْﻤَﺖَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻛُﻔْﺮًﺍ
ﻭَﺃَﺣَﻠُّﻮْﺍ ﻗَﻮْﻣَﻬُﻢْ ﺩَﺍﺭَ ﺍﻟْﺒَﻮَﺍﺭِ ﺟَﻬَﻨَّﻢَ
ﻳَﺼْﻠَﻮْﻧَﻬَﺎ ۖ ﻭَﺑِﺌْﺲَ ﺍﻟْﻘَﺮَﺍﺭُ ﻭَﺟَﻌَﻠُﻮْﺍ ﻟﻠﻪِ
ﺃَﻧْﺪَﺍﺩًﺍ ﻟِﻴُﻀِﻠُّﻮْﺍ ﻋَﻦْ ﺳَﺒِﻴْﻠِﻪِ ۗ ﻗُﻞْ ﺗَﻤَﺘَّﻌُﻮْﺍ ﻓَﺈِﻥَّ
ﻣَﺼِﻴْﺮَﻛُﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ
“ Tidakkah kamu perhatikan orang - orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembahkebinasaan?, (Yaitu) neraka Jahannam; mereka masuk kedalamnya dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. Orang-orang kafiritu telah menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan- Nya. Katakanlah: “Bersenang-senanglah kamu, karena sesungguhnya tempat kembalimuialah neraka”. ” (Ibrahim : 28-30) Kebahagiaan dan kemuliaan bagi orang-orang yang senantiasa mensyukuri nikmat-Nya dan akan mendapat keutamaan-keutamaan yang besar :
1. Disifati dengan salah satu sifat
Allah Ta’ala yang diridhai-Nya
dan dicintai-Nya, serta akan
Dia akan memberikan pahala
kepada hamba-Nya itu
disebabkan hal tersebut.
2. Akan selamat dari azab Allah.
ﻣَﺎ ﻳَﻔْﻌَﻞُ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﻌَﺬَﺍﺑِﻜُﻢْ ﺇِﻥْ ﺷَﻜَﺮْﺗُﻢْ ﻭَﺀَﺍﻣَﻨْﺘُﻢْ
ۚ ﻭَﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺷَﺎﻛِﺮًﺍ ﻋَﻠِﻴْﻤًﺎ
“ Mengapa Allah akan menyiksamu,
jika kamu bersyukur dan beriman?
Dan Allah adalah (Dzat) Maha
mensyukuri lagi Maha
mengetahui. ” (An Nisaa : 147).
1. Akan mendapat pahala yang
besar.
ﻭَﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻟِﻨَﻔْﺲٍ ﺃَﻥْ ﺗَﻤُﻮْﺕَ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﺈِﺫْﻥِ ﺍﻟﻠﻪِ
ﻛِﺘَﺎﺑًﺎ ﻣُّﺆَﺟَّﻠًﺎ ۗ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﺮِﺩْ ﺛَﻮَﺍﺏَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻧُﺆْﺗِﻪِ
ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﺮِﺩْ ﺛَﻮَﺍﺏَ ﺍﻟْﺂﺧِﺮَﺓِ ﻧُﺆْﺗِﻪِ ﻣِﻨْﻬَﺎ ۚ
ﻭَﺳَﻨَﺠْﺰِﻱْ ﺍﻟﺸَّﺎﻛِﺮِﻳْﻦَ
“ Sesuatu yang bernyawa tidak akan
mati melainkan dengan izin Allah,
sebagai ketetapan yang telah
ditentukan waktunya. Barangsiapa
menghendaki pahala dunia, niscaya
Kami berikan kepadanya pahala
dunia itu, dan barangsiapay
menghendaki pahala akhirat, maka
Kami berikan (pula) kepadanya
pahala akhirat itu. Dan Kami akan
memberi balasan kepada orang-
orang yang bersyukur.” (Ali Imran :
145).
1. Berarti menjawab seruan Allah
Ta’ala dengan melakukany
perintah-Nya yang Allah Ta’ala
telah perintahkan hamba-Nya
untuk bersyukur.
2. Bersyukur merupakan sebab
terjaganya nikmat dan
bertambah, agungnya
keberkahan-Nya serta
keindahan manfaatnya.
ﻭَﺇِﺫْ ﺗَﺄَﺫَّﻥَ ﺭَﺑُّﻜُﻢْ ﻟَﺌِﻦْ ﺷَﻜَﺮْﺗُﻢْ ﻟَﺄَﺯِﻳْﺪَﻧَّﻜُﻢْ ۖ ﻭَﻟَﺌِﻦْ
ﻛَﻔَﺮْﺗُﻢْ ﺇِﻥَّ ﻋَﺬَﺍﺑِﻲْ ﻟَﺸَﺪِﻳْﺪٌ
“ Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu
menyerukan; “Sesungguhnya jika
kamu bersyukur, pasti Kami akan
menambah (nikmat) kepadamu, dan
jika kamu mengingkari (nikmat-Ku),
maka sesungguhnya azab-Ku sangat
pedih”. ” (Ibrahim : 7).
1. Bersyukur merupakan tanda
orang-orang yang berakal.
ﺇِﻥَّ ﻓِﻲْ ﺫَﻟِﻚَ ﻟَﺂﻳَﺎﺕٍ ﻟِّﻜُﻞِّ ﺻَﺒَّﺎﺭٍ ﺷَﻜُﻮْﺭٍ
“ …Sesungguhnya pada yang
demikian itu terdapat tanda-tanda
(kekuasaan Allah) bagi setiap orang
penyabar dan banyak
bersyukur. ” (Ibrahim : 5).
1. Orang yang bersyukur
hakikatnya untuk dirinya
sendiri dan akan mengangkat
derajatnya
ﻫَﺬَﺍ ﻣِﻦْ ﻓَﻀْﻞِ ﺭَﺑِّﻲْ ﻟَﻴَﺒْﻠُﻮَﻧِّﻲ ﺀَﺃَﺷْﻜُﺮُ ﺃَﻡْ
ﺃَﻛْﻔُﺮُ ۖ ﻭَﻣَﻦْ ﺷَﻜَﺮَ ﻓَﺈِﻧَّﻤَﺎ ﻳَﺸْﻜُﺮُ ﻟِﻨَﻔْﺴِﻪِ ۖ ﻭَﻣَﻦْ
ﻛَﻔَﺮَ ﻓَﺈِﻥَّ ﺭَﺑِّﻲْ ﻏَﻨِﻲٌّ ﻛَﺮِﻳْﻢٌ
“ Ini merupakan kurnia Rabbku untuk
mencoba aku apakah aku bersyukur
atau mengingkari (akan nikmat-Nya).
Dan barangsiapa yang bersyukur
maka sesungguhnya ia bersyukur
untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan
barangsiapa yang ingkar, maka
sesungguhnya Rabbku Maha kaya
lagi Maha mulia.” (An Naml : 40).
1. Berterima kasih kepadah
manusia berarti bersyukur
kepada Allah Ta’ala.
2. Bersyukur berarti mengikuti
jejak para Rasul –shallallahu
‘alaihi wa sallam-, menapaki
jalan orang-orang yang selalu
bersyukur dari kalangan para
Nabi dan orang-orang shalih.
3. Bersyukur adalah perkara yang
diridhai Allah dan ridha
terhadap para pelakunya.
ﺇِﻥْ ﺗَﻜْﻔُﺮُﻭْﺍ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻏَﻨِﻲٌّ ﻋَﻨْﻜُﻢْ ۖ ﻭَﻟَﺎ
ﻳَﺮْﺿَﻰ ﻟِﻌِﺒَﺎﺩِﻩِ ﺍﻟْﻜُﻔْﺮَ ۖ ﻭَﺇِﻥْ ﺗَﺸْﻜُﺮُﻭْﺍ ﻳَﺮْﺿَﻪُ
ﻟَﻜُﻢْ
“ Jika kamu kufur maka
sesungguhnya Allah tidak
memerlukan (keimanan) mu dan Dia
tidak meridhai kekafiran bagi
hamba-Nya; dan jika kamu
bersyukur, niscaya Dia meridhai
bagimu rasa syukurmu itu. ” (Az
Zumar : 7).
1. Bersyukur berarti melawan
syaitan hdan menghinakannyas
serta membongkar maker dan
tipu dayanya. Karena syaitan
selalu berusaha untuk
memalingkan manusia dari
bersyukur.
ﻗَﺎﻝَ ﻓَﺒِﻤَﺎ ﺃَﻏْﻮَﻳْﺘَﻨِﻲْ ﻟَﺄَﻗْﻌُﺪَﻥَّ ﻟَﻬُﻢْ ﺻِﺮَﺍﻃَﻚَ
ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴْﻢَ ﺛُﻢَّ ﻟَﺂﺗِﻴَﻨَّﻬُﻢْ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﻦِ ﺃَﻳْﺪِﻳْﻬِﻢْ
ﻭَﻣِﻦْ ﺧَﻠْﻔِﻬِﻢْ ﻭَﻋَﻦْ ﺃَﻳْﻤَﺎﻧِﻬِﻢْ ﻭَﻋَﻦْ ﺷَﻤَﺂﺋِﻠِﻬِﻢْ ۖ
ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺠِﺪُ ﺃَﻛْﺜَﺮَﻫُﻢْ ﺷَﺎﻛِﺮِﻳْﻦَ
“ Iblis menjawab: “Karena Engkau
telah menghukum saya tersesat, saya
benar-benar akan (menghalang-
halangi) mereka dari jalan Engkau
yang lurus, kemudian saya akan
mendatangi mereka dari muka dan
dari belakang mereka, dari kanan
dan dari kiri mereka. Dan Engkau
tidak akan mendapati kebanyakan
mereka bersyukur (taat) .” (Al A’raaf :
16-17).
1. Bersyukur adalah setengah
dari iman. Termasuk
kesempurnaan iman seseorang
adalah bersyukur kepada Allah
Ta’ala, karena iman terbagi
dua; setengahnya adalah sabar
dan setengah lagi syukur.
2. Bersyukur sebagai dalil bagi
kesempurnaan akalnya,
kebersihan pikiran dan
jiwanya, kerena barangsiapa
yang mengenal keagungan
Yang memberi nikmat (Allah),
memperhatikan kemuliaan
anugerah-Nya serta keluasan
pemberian-Nya, tentulah
merupakan keharusan baginya
untuk selalu bersyukur kepada-
Nya dan tidak mengkufuri-Nya
juga selalu mengingat-Nya dan
tidak melalaikan-Nya.
Faidah-faidah Rohani dari
bersyukur :
1. Bersyukur akan menyebabkan
bersihnya jiwa manusia dan
kesuciannya.
2. Bersyukur akan membuka pintu
hubungan dengan Allah
Ta’ala.
3. Bersyukur akan membiasakan
manusia untuk membalas
kebaikan dan mengakui
kebaikan orang lain, serta
mengarahkan kehendak dan
keinginannya kepada kebaikan,
baik untuk dirinya juga untuk
semua manusia.
4. Bersyukur merupakan manhaj
dan prinsip yang baik dan
selamat dalam menggunakan
nikmat-nikmat Allah Ta’ala dan
membelanjakannya pada jalan-
jalan yang disyari’atkan.
ﻓَﺘَﺒَﺴَّﻢَ ﺿَﺎﺣِﻜًﺎ ﻣِﻦْ ﻗَﻮْﻟِﻬَﺎ ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺭَﺏِّ
ﺃَﻭْﺯِﻋْﻨِﻲْ ﺃَﻥْ ﺃَﺷْﻜُﺮَ ﻧِﻌْﻤَﺘَﻚَ ﺍﻟَّﺘِﻲْ ﺃَﻧْﻌَﻤْﺖَ ﻋَﻠَﻲَّ
ﻭَﻋَﻠَﻰ ﻭَﺍﻟِﺪَﻱَّ ﻭَﺃَﻥْ ﺃَﻋْﻤَﻞَ ﺻَﺎﻟِﺤًﺎ ﺗَﺮْﺿَﺎﻩُ
ﻭَﺃَﺩْﺧِﻠْﻨِﻲْ ﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻚَ ﻓِﻲْ ﻋِﺒَﺎﺩِﻙَ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴْﻦَ
“ Maka ia tersenyum dengan tertawa
karena (mendengar) perkataan
semut itu. Dan ia berdoa: “Wahai
Rabbku berilah aku ilham untuk
tetap mensyukuri nikmat-Mu yang
telah Engkau anugerahkan kepadaku
dan kepada dua orang ibu bapakku
dan untuk mengerjakan amal saleh
yang Engkau ridhai; dan
masukkanlah aku dengan rahmat-Mu
ke dalam golongan hamba-hamba-
Mu yang saleh. ” (An Naml : 19).
ﺭَﺏِّ ﺃَﻭْﺯِﻋْﻨِﻲْ ﺃَﻥْ ﺃَﺷْﻜُﺮَ ﻧِﻌْﻤَﺘَﻚَ ﺍﻟَّﺘِﻲْ ﺃَﻧْﻌَﻤْﺖَ
ﻋَﻠَﻲَّ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﻭَﺍﻟِﺪَﻱَّ ﻭَﺃَﻥْ ﺃَﻋْﻤَﻞَ ﺻَﺎﻟِﺤًﺎ
ﺗَﺮْﺿَﺎﻩُ ﻭَﺃَﺻْﻠِﺢْ ﻟِﻲْ ﻓِﻲْ ﺫُﺭِّﻳَّﺘِﻲْ ۖ ﺇِﻧِّﻲْ ﺗُﺒْﺖُ
ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﺇِﻧِّﻲْ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴْﻦَ
“ Wahai Rabbku, tunjukilah aku
untuk mensyukuri nikmat Engkau
yang telah Engkau berikan kepadaku
dan kepada ibu bapakku, agar aku
dapat berbuat amal yang saleh yang
Engkau ridhai; berilah kebaikan
kepadaku dengan (memberi
kebaikan) kepada anak cucuku.
Sesungguhnya aku bertaubat kepada
Engkau dan sesungguhnya aku
termasuk orang-orang yang berserah
diri .” (Al Ahqaaf : 15).
Wallaahu a’alam bishawa
Belum ada Komentar untuk "KEUTAMAAN & MANFAAT BERSYUKUR"
Posting Komentar